DED PKS Pesbar Perkuat Disiplin Kader melalui Pendidikan Politik

DED PKS Pesisir Barat Perkuat Disiplin dan Soliditas Kader melalui Pendidikan Politik serta Pemahaman Kode Etik Partai
Yogi Astrayuda - Minggu, 04 Okt 2026 - 15:18 WIB
DED PKS Pesbar gelar pendidikan politik untuk penegakan disiplin partai.
DED PKS Pesbar gelar pendidikan politik untuk penegakan disiplin partai. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Dewan Etik Daerah (DED) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pesisir Barat menggelar Pendidikan Politik dalam rangka penegakan disiplin partai di Kantor DPTD PKS Pesisir Barat, Minggu (4/10).

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyosialisasikan berbagai program dan arahan Dewan Syariah Pusat (DSP) kepada kader serta jajaran struktur PKS di Kabupaten Pesisir Barat.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran jajaran pengurus dan kader, mulai dari struktur DPD hingga DPC PKS se-Kabupaten Pesisir Barat.

Hadir sebagai pemateri Ketua DED PKS Pesisir Barat H. M. Iqbal, S.Sos., dan Sekretaris DED PKS Pesisir Barat Wahid Azman Jaya, S.H.

Advertisements

Turut hadir Ketua MPD PKS Pesisir Barat Ahmad Husaini, S.Pd.I., Ketua DPD PKS Pesisir Barat H. Akhmad Subhan Siddik, S.P., M.MP., Ketua BKAP Widayati, jajaran pengurus DPTD dan DPD, kader pelopor, struktur DPC se-Kabupaten Pesisir Barat serta panitia pelaksana.

Ketua DED PKS Pesisir Barat H. M. Iqbal mengatakan, pendidikan politik dan pembinaan kader merupakan bagian penting dalam menjaga kedisiplinan sekaligus soliditas organisasi.

Menurutnya, setiap kader perlu memiliki pemahaman yang baik terhadap aturan dan etika partai agar mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.

“Pendidikan politik dan pembinaan kader merupakan bagian penting dalam menjaga soliditas serta kedisiplinan organisasi. Setiap kader diharapkan memahami aturan dan etika partai serta mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Iqbal.


Advertisements

Pada materi pertama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penegakan Kode Etik Partai. Salah satu prinsip yang ditekankan adalah penerapan asas praduga tidak bersalah serta pemberian hak kepada setiap pihak untuk memberikan klarifikasi dan pembelaan secara patut sebagaimana diatur dalam Pasal 24.

Dalam penanganan dugaan pelanggaran Kode Etik Partai, pendekatan yang dikedepankan tidak semata-mata berupa pemberian sanksi.

Nasihat, amar makruf nahi mungkar, peringatan hingga mediasi menjadi bagian dari mekanisme pembinaan kader.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk menjaga keharmonisan sekaligus memperkuat soliditas internal organisasi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements