LAMPUNG BARAT – SMA Negeri 1 Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) masa bakti 2026/2027.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk membekali siswa dengan dasar-dasar kepemimpinan sekaligus membentuk karakter pengurus OSIS yang bertanggung jawab, berintegritas, dan mampu bekerja sama dalam menjalankan organisasi.
Melalui LDK, para peserta diharapkan memahami peran dan tanggung jawab sebagai pengurus OSIS serta memiliki kemampuan untuk merancang dan menjalankan berbagai program organisasi secara optimal.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Way Tenong, Sopian Hadi, S.Hi., mengatakan, LDK memiliki peran penting dalam memberikan bekal kepemimpinan kepada siswa yang mendapat amanah sebagai pengurus OSIS.
“Latihan Dasar Kepemimpinan ini dilaksanakan untuk memberikan dasar-dasar kepemimpinan kepada para pengurus OSIS. Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memahami arti tanggung jawab, memiliki integritas, mampu berkolaborasi, serta adaptif dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan organisasi,” ujar Sopian.
Menurutnya, nilai-nilai kepemimpinan perlu ditanamkan sejak dini agar para pengurus OSIS mampu menjalankan amanah dengan baik, mengambil keputusan secara bijak, serta menjadi teladan bagi siswa lainnya.
Ia menjelaskan, kepemimpinan bukan sekadar kemampuan mengarahkan orang lain. Lebih dari itu, seorang pemimpin juga harus memiliki kedisiplinan, mampu berkomunikasi dengan baik, menghargai perbedaan, dan bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
“Harapan kami, melalui LDK ini akan terbangun nilai-nilai kepemimpinan yang bertanggung jawab, berintegritas, kolaboratif, dan adaptif. Dengan demikian, pengurus OSIS dapat menjalankan tugasnya secara optimal serta berkontribusi positif dalam mendukung kegiatan dan kemajuan sekolah,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, SMA Negeri 1 Way Tenong berharap pengurus OSIS masa bakti 2026/2027 dapat tumbuh menjadi generasi muda dengan karakter kepemimpinan yang kuat dan jiwa organisatoris yang baik.
Para pengurus juga diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan positif, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aktif, produktif, dan mendukung pengembangan potensi siswa. (Rinto)