LAMPUNG BARAT – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah perdesaan melalui Program Desaku Maju GERCEP (Gerakan Cipta Ekonomi Produktif). Salah satu upayanya diwujudkan melalui pelatihan vokasi berbasis Mobile Training Unit (MTU) yang digelar di Pekon Trimulyo, Kecamatan Gedung Surian.
Sebanyak 16 warga mengikuti pelatihan Pengelasan Dasar Peralatan Pertanian selama 12 hari, mulai 22 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung dan LPK Astha Academy sebagai penyelenggara pelatihan.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya mempelajari teori dan praktik pengelasan, tetapi juga dibekali kemampuan memperbaiki serta membuat berbagai peralatan pertanian yang dibutuhkan masyarakat. Sebagai tambahan bekal berwirausaha, peserta menerima materi kewirausahaan dan design thinking yang disampaikan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (Unila).
Pada akhir pelatihan, seluruh peserta mengikuti uji kompetensi sebagai syarat memperoleh sertifikat keahlian. Sertifikat tersebut diharapkan menjadi modal untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.
Selain memperoleh keterampilan, peserta yang berasal dari masyarakat berusia 18 hingga 50 tahun juga mendapatkan berbagai fasilitas, di antaranya uang saku sebesar Rp250 ribu per orang, konsumsi harian, serta perlengkapan pelatihan berupa rompi, topi, kartu identitas, modul, buku catatan, dan alat tulis.
Peratin Trimulyo, Buchori, SP, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menunjuk Pekon Trimulyo sebagai lokasi pelaksanaan Program Desaku Maju GERCEP.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketenagakerjaan yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat Pekon Trimulyo mengikuti pelatihan ini. Program seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang bisa langsung diterapkan, baik untuk memenuhi kebutuhan di bidang pertanian maupun sebagai bekal membuka usaha sendiri," ujar Buchori.
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
"Harapan kami, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan hingga selesai dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh. Setelah memiliki sertifikat kompetensi, mereka tidak hanya mampu mengelas, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru. Dengan begitu, tujuan Program Desaku Maju GERCEP dalam mendorong ekonomi produktif di tingkat desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.