Pria 28 Tahun di Sungkai Utara Ditemukan Gantung Diri di Sumur

Pria 28 tahun ditemukan meninggal di area sumur kontrakan di Lampung Utara, polisi lakukan penyelidikan dan koordinasi medis.
Hasan Saputra - Rabu, 29 Apr 2026 - 18:19 WIB
TS ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tergantung di sumur, diduga akibat bunuh diri
TS ditemukan tak bernyawa dengan kondisi tergantung di sumur, diduga akibat bunuh diri - Foto Dok Polres Lampung Utara

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Seorang pria berinisial TS (28) ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di sumur pada salah satu rumah kontrakan di Dusun Mekar Sari, Desa Mekar Asri, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Rabu pagi (29 April 2026).

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIB oleh pihak keluarga, yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar dan aparat setempat.

Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Sungkai Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya sempat meninggalkan rumah pada Jumat (24 April 2026) dini hari. Beberapa hari kemudian, korban diketahui sempat mengirim pesan kepada sang istri melalui aplikasi pesan singkat. Pada Rabu pagi, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Advertisements

Petugas bersama tenaga medis dari Puskesmas Batu Nangkop telah melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, kami telah menerima laporan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia. Anggota telah melakukan pengecekan TKP serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk pemeriksaan awal,” ujar IPTU Herawati.

Ia menambahkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Advertisements

“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan selanjutnya korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tambahnya.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang dari lokasi sebagai bagian dari proses penanganan serta melakukan pendataan terhadap saksi-saksi terkait peristiwa tersebut.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements