Warga Dusun Lebak Kelapa Keluhkan Jalan Rusak Diduga Dampak Aktivitas PT Jaya Abadi Tapioka

Kerusakan jalan di Dusun Lebak Kelapa disebut akibat kendaraan bertonase berat menuju pabrik tapioka. Warga mendesak perbaikan segera karena mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan.
Hasan Saputra - Selasa, 28 Apr 2026 - 19:40 WIB
Kondisi jalan rusak dan berlumpur di Dusun Lebak Kelapa, Lampung Utara, yang dikeluhkan warga karena sulit dilalui dan rawan kecelakaan.
Kondisi jalan rusak dan berlumpur di Dusun Lebak Kelapa, Lampung Utara, yang dikeluhkan warga karena sulit dilalui dan rawan kecelakaan. - Foto Dokumentasi Warga

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Warga Dusun Lebak Kelapa, Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan, mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlumpur yang sulit dilalui. Kerusakan tersebut diduga disebabkan aktivitas kendaraan bertonase berat milik PT Jaya Abadi Tapioka.

Jalan utama di dusun tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Warga menyebut kondisi ini diperparah oleh truk pengangkut yang melintas setiap hari menuju pabrik, dengan muatan yang dinilai melebihi kapasitas jalan.

Salah satu warga berinisial T mengatakan, pihak perusahaan sebelumnya sempat melakukan penimbunan jalan menggunakan batu serta perbaikan drainase. Namun, upaya tersebut dinilai belum efektif.

"Namun itu tetap sulit untuk dilalui dan hanya dilalui kendaraan yang menuju PT Jaya Abadi Tapioka. Batu-batu bertaburan dan tebal kerap menimbulkan kecelakaan kendaraan di wilayah ini," terang T kepada media ini.

Advertisements

Ia berharap perbaikan tidak hanya difokuskan pada drainase, tetapi juga pada badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat.

"Untuk apa perbaikan drainase kalau badan jalan tetap hancur," ujarnya.

Menurutnya, kerusakan jalan semakin parah sejak intensitas kendaraan truk meningkat. Aktivitas kendaraan berat tersebut dinilai tidak sesuai dengan kapasitas jalan desa.

Selain menyulitkan akses, kondisi jalan juga memicu kecelakaan dan menimbulkan debu yang mengganggu kesehatan warga, terutama anak-anak.

Advertisements

"Kami ingin badan jalan diperbaiki seperti semula, karena drainase hanya sebagai pendukung. Mobil yang melintas ke pabrik melebihi tonase dan tidak sesuai kapasitas badan jalan," kata T.

Warga berharap PT Jaya Abadi Tapioka segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat dan penghubung ke pusat kota.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Jaya Abadi Tapioka belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements