LAMPUNG BARAT – Kegiatan Market Day yang digelar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Alhasyimiyah, Pekon Sumber Alam, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, menjadi wadah edukatif bagi siswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa memasarkan berbagai produk UMKM hasil kreasi mereka dengan pendampingan para ibu. Produk yang dijual beragam, mulai dari makanan olahan hingga hasil bumi yang diolah secara sederhana namun memiliki nilai jual.
Kepala MI Alhasyimiyah, Mita Rosmiana, mewakili Kepala Yayasan Kiai Maryadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar ajang jual beli, melainkan bagian dari pembelajaran praktik untuk melatih kemandirian siswa.
“Melalui Market Day ini, kami ingin menanamkan jiwa usaha kepada siswa sejak dini. Anak-anak dilatih untuk berani berjualan, memahami proses bisnis sederhana, serta menghargai hasil kerja mereka sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua, khususnya para ibu, menjadi faktor penting dalam mendukung kreativitas anak selama proses pembuatan produk.
“Peran ibu sangat besar dalam mendampingi anak-anak membuat produk UMKM. Ini juga menjadi upaya bersama dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan hasil bumi yang ada,” tambahnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua Yayasan Alhasyimiyah yang turut mengapresiasi hasil karya para siswa. Dukungan tersebut diwujudkan dengan memborong sejumlah produk UMKM dan hasil pertanian yang dijual.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Produk-produk yang dihasilkan anak-anak sangat luar biasa. Kami borong sebagian untuk kemudian dibagikan kepada para santri di Pondok Pesantren Alhasyimiyah,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan karena mampu membentuk karakter siswa menjadi lebih mandiri dan kreatif.
“Harapan kami, ke depan anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki bekal keterampilan usaha yang bisa menunjang kehidupan mereka di masa mendatang,” pungkasnya.
Kegiatan Market Day ini disambut antusias oleh siswa dan masyarakat sekitar. Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis praktik mampu memberikan dampak positif dalam membangun generasi yang mandiri dan berdaya saing.