BANDAR LAMPUNG — Pernyataan singkat Sekretaris DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung, Erwansyah, menjadi perhatian setelah ia menutup sebuah kegiatan bersama warga dengan kalimat, “Setidaknya matahari tetap ada.”
Ucapan tersebut disampaikan sesaat sebelum kegiatan dibubarkan. Pernyataan itu muncul ketika struktur Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung baru mengalami perubahan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai apakah kalimat tersebut memiliki makna politik tertentu.
Sebagaimana diketahui, posisi Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung yang sebelumnya dijabat Edison Hadjar kini dipercayakan kepada Erwansyah.
Selain menjabat Ketua Fraksi, Erwansyah juga mengemban amanat sebagai Sekretaris DPD PAN Kota Bandar Lampung periode 2025–2030, mendampingi Ketua DPD Firmansyah Y. Alfian.
Saat dikonfirmasi mengenai makna kalimat tersebut, Erwansyah membantah bahwa pernyataannya berkaitan langsung dengan dinamika internal partai.
Ia menjelaskan, ucapan mengenai matahari merujuk pada kondisi cuaca ketika kegiatan berlangsung.
Menurutnya, matahari yang tampak redup karena cuaca berawan menjadi pengingat tentang pentingnya suasana damai dan kesejukan di tengah masyarakat.
"Ya ini kan di luar daripada konteks. Lepas dari acara PIP, kita tadi sudah menyelesaikan bahwa kenyataan, matahari (cuaca) dalam keadaan redup (berawan). Matahari memberikan penyinaran yang buat kita semua. Berharap agar dengan adanya matahari yang ini, Indonesia dalam keadaan damai, sejuk. Kita semua bersama matahari," ujar Erwansyah.
Penjelasan tersebut menegaskan bahwa Erwansyah tidak mengaitkan ucapannya dengan pergantian posisi di tubuh Fraksi PAN DPRD Kota Bandar Lampung.
Perubahan kepemimpinan Fraksi PAN menjadi bagian dari dinamika organisasi partai di tingkat daerah.
Dengan posisi barunya, Erwansyah kini memegang peran dalam mengoordinasikan kerja fraksi di DPRD Kota Bandar Lampung.
Namun, tanpa keterangan tambahan dari pihak terkait, makna politik di balik ucapan mengenai matahari tersebut tidak dapat dipastikan.