LAMPUNG BARAT – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Lampung Barat kembali menggelar program Mutiaraku Lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan, perlindungan, dan kesejahteraan anak.
Pada pelaksanaan ke-13 tahun 2026, sebanyak sembilan bayi yang lahir bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lampung Barat menerima piagam penghargaan, bingkisan, dan dana tali asih.
Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026). Pengurus PKBI menyerahkan penghargaan secara langsung di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda serta mengunjungi kediaman masing-masing bayi yang tersebar di tujuh kecamatan di Lampung Barat.
Wakil Ketua PKBI Cabang Lampung Barat, Drs. Sandarsyah, yang mendampingi Ketua PKBI setempat, Drs. Tono Suparman, mengatakan Mutiaraku Lahir merupakan program rutin untuk memeriahkan HUT Kabupaten Lampung Barat sekaligus mendukung program pemerintah, khususnya perlindungan dan kesejahteraan anak serta percepatan penurunan angka stunting.
“Untuk tahun ini ada sembilan bayi yang mendapatkan penghargaan. Kesembilan bayi tersebut tersebar di tujuh kecamatan. Penyerahan dilakukan langsung oleh PKBI Cabang Lampung Barat, baik di RSIA Bunda maupun ke alamat masing-masing bayi,” kata Sandarsyah.
Program Mutiaraku Lahir XIII Tahun 2026 mengusung tema “Bayi Sehat dan Sejahtera, Stunting Tidak Ada”. Melalui kegiatan ini, PKBI ingin memberikan perhatian kepada bayi sejak awal kehidupan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Sembilan bayi penerima penghargaan tersebut terdiri atas lima bayi yang proses persalinannya berlangsung di RSIA Bunda dan empat bayi lainnya yang lahir dengan bantuan tenaga kesehatan maupun di fasilitas kesehatan berbeda.
Lima bayi yang lahir di RSIA Bunda yakni Aksabumi Rakasena Pragia Lubis, putra pertama pasangan Rangga Tangguh L.L. dan Iin Advikha Sari, serta Kayyisa Aurelia Afsheen Hasan, putri pertama pasangan Saepul Hasan dan Neng Siska Sari Puspa. Keduanya merupakan warga Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit.
Berikutnya, Freya Aluna Defara, putri pasangan Fajar Kurniawan dan Desti Nuranggraini, warga Pekon Sukarame, Kecamatan Balikbukit; Shaka Emilliano, putra pertama pasangan Santoni Juliyar dan Melia Wati, warga Pekon Kota Besi, Kecamatan Batu Brak; serta Kanaya Ranesti Oktarina, putri pasangan Bayu Saputra dan Seftiani, warga Pekon Argomulyo, Kecamatan Batu Ketulis.
Penyerahan penghargaan kepada kelima bayi tersebut dilakukan di RSIA Bunda. Dalam kegiatan itu, dr. Iman Hendarman, Sp.A., M.Kes., hadir mewakili manajemen rumah sakit bersama jajaran tenaga medis.
Sementara itu, empat penerima penghargaan lainnya adalah Hamna Mayzura Alina, putri kedua pasangan Adi Ari Mualim dan Santi Rahayu, warga Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau. Persalinannya ditolong bidan Rustiati, S.St.
Selanjutnya, Rizkia Adiba Nahla, putri kedua pasangan Asep Renal dan Wina Kurnia, warga Pekon Basungan, Kecamatan Pagar Dewa, dengan bidan penolong Rika Ayu Mustika, Amd.Keb.