LAMPUNG BARAT – Nurul Huda (53), warga Pekon Wayngison, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat, dilaporkan hilang setelah berpamitan kepada istrinya untuk membeli rokok dan obat pada Selasa (20/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Hingga Kamis (22/10), ia belum kembali ke rumah.
Sebelum pergi, pria yang akrab disapa Huda tersebut mengatakan kepada istrinya bahwa kondisi tubuhnya sedang kurang sehat. Ia kemudian berpamitan hendak ke warung untuk membeli rokok dan obat.
Namun, setelah meninggalkan rumah, Huda tak kunjung pulang. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan mendorong pihak keluarga bersama aparatur Pekon Wayngison untuk mencari informasi mengenai keberadaannya.
Berdasarkan keterangan aparatur pekon, sebelum pergi Huda tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Kepergiannya juga disampaikan kepada istrinya seperti aktivitas sehari-hari.
Aparatur Pekon Wayngison, Suganda, mengatakan Huda selama ini dikenal sebagai warga yang baik dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Selama ini kita mengenal Pak Huda sebagai orang yang baik dan bermasyarakat. Beliau juga selalu mengikuti aktivitas masyarakat lainnya, baik dalam kegiatan kemasyarakatan maupun adat dan budaya,” kata Suganda.
Ia menjelaskan, sejauh pengetahuan aparatur pekon dan keluarga, tidak ada persoalan khusus yang diketahui berkaitan dengan Huda. Dalam kesehariannya, Huda juga berinteraksi secara normal dengan masyarakat dan para tetangganya.
“Tidak ada latar belakang yang aneh. Selama ini kehidupannya normal seperti warga lainnya, baik dalam pergaulan dengan kiri kanan atau tetangga maupun dalam kegiatan kemasyarakatan, adat dan budaya,” tegasnya.
Suganda kembali menjelaskan bahwa sebelum meninggalkan rumah, Huda sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat. Ia berpamitan kepada istrinya untuk membeli obat sekaligus rokok di warung.
“Memang sebelum pergi beliau menyampaikan kepada istrinya hendak ke warung membeli rokok dan obat karena merasa badannya tidak enak. Setelah itu beliau pergi, tetapi sampai sekarang belum juga kembali ke rumah,” ujarnya.
Pihak Pekon Wayngison mengimbau masyarakat untuk membantu memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan Huda atau melihat seseorang yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi dari keluarga.