Sebagai gantinya, mereka beraktivitas di kediaman masing-masing bersama keluarga.
"Meski tidak menggelar kampanye, pengamanan oleh personel Polsek Pesisir Selatan tetap dilaksanakan sesuai surat perintah tugas," jelasnya.
Sementara itu, di Pekon Tulung Bamban, Edison dijadwalkan menggelar yasinan dan doa bersama sekaligus menyampaikan visi dan misi di kediamannya, Pemangku Buring, pada Jumat (23/10) malam.
Edison juga dijadwalkan berkampanye di Pemangku Kupang pada Sabtu (24/10).
Adapun Riska Atmar dijadwalkan menggelar kampanye tatap muka di Pemangku Kupang pada Jumat (23/10). Pada Sabtu (24/10), ia dijadwalkan beraktivitas bersama tim dan warga di kediamannya di Pemangku Tulung Bamban.
"Seluruh kegiatan tersebut direncanakan mendapat pengamanan kepolisian," katanya.
Di Pekon Sumur Jaya, calon peratin Sakdan dijadwalkan melaksanakan kampanye tatap muka pada Jumat (23/10) malam. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pemangku Hanura dengan melibatkan masyarakat dari Pemangku Hanura, Hambaru, Way Heni, dan Kubu Gedung.
Sementara itu, calon peratin Soni Hidayat belum memiliki agenda kampanye. Jika terdapat perubahan rencana, koordinasi pengamanan akan dilakukan bersama personel Polsek Pesisir Selatan.
Pihak kepolisian menegaskan pentingnya sinergi antara aparat, calon peratin, tim pendukung, dan masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilratin berlangsung.
Perbedaan pilihan diharapkan menjadi bagian dari proses demokrasi yang dijalani dengan dewasa, bukan alasan untuk menimbulkan permusuhan maupun perpecahan.
"Melalui pendekatan langsung kepada para calon, kepolisian berharap seluruh tahapan Pilratin serentak 2026 dapat berlangsung tertib, damai, dan tetap menjaga persatuan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat," pungkasnya. (*)