Truk Bermuatan 21 Ton Keramik Terguling Akibat Rem Blong di Jalur TNBBS

Kecelakaan tunggal terjadi di TNBBS Pesisir Barat setelah truk bermuatan 21 ton keramik diduga mengalami rem blong dan terguling.
Yayan Prantoso - Selasa, 02 Jun 2026 - 17:22 WIB
Truk muatan keramik terguling di tanjakan tiga saudara ruas jalinbar kawasan hutan TNBBS Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat yang diduga akibat rem blong.
Truk muatan keramik terguling di tanjakan tiga saudara ruas jalinbar kawasan hutan TNBBS Pekon Pemerihan Kecamatan Bangkunat yang diduga akibat rem blong. - Foto Dok. Polsek Ngaras.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut sempat menyebabkan gangguan lalu lintas karena sebagian badan jalan tertutup kendaraan dan material muatan yang berserakan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan arus kendaraan secara bergantian sehingga lalu lintas tetap berjalan lancar.

"Dalam penanganan kejadian itu, petugas juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi," katanya.

Dari hasil pendataan sementara, pengemudi tidak mengalami luka dan tidak memerlukan perawatan medis. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses penghitungan karena kendaraan mengalami kerusakan pada beberapa bagian akibat terguling.

IPTU Doni menambahkan, saat kejadian kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dengan jarak pandang yang baik. Selain itu, ruas jalan yang menjadi lokasi kecelakaan telah dilengkapi rambu-rambu lalu lintas sebagai peringatan bagi pengguna jalan.

Advertisements

Meski demikian, karakteristik jalan di kawasan TNBBS yang didominasi turunan panjang, tikungan tajam, dan tanjakan curam tetap menuntut kewaspadaan tinggi, terutama bagi pengemudi kendaraan angkutan barang bermuatan berat.

“Kami mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sehingga dapat meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi kendaraan masih dilakukan secara bertahap. Meski demikian, arus lalu lintas di ruas Jalan Lintas Barat kawasan TNBBS, tepatnya di Tanjakan Tiga Saudara, telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

“Situasi lalu lintas di lokasi saat ini terpantau aman dan lancar. Kami masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses evakuasi kendaraan agar badan jalan dapat kembali bersih dan aktivitas pengguna jalan tidak terganggu,” pungkasnya. (*)

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements