PESISIR BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) memastikan wilayah setempat dalam kondisi aman dari potensi bencana alam pasca hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu malam (29 April 2026) hingga Kamis pagi (30 April 2026).
Kepala BPBD Pesbar, Herdy Wilismar, S.H., mengatakan pihaknya tidak menerima laporan adanya kejadian bencana yang berdampak pada masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan serta koordinasi dengan aparat pekon dan pihak terkait, seluruh wilayah Pesbar terpantau aman dan terkendali.
“Dari hasil monitoring yang kami lakukan, tidak ada laporan kejadian bencana yang masuk ke BPBD. Wilayah Kabupaten Pesisir Barat dalam kondisi aman,” kata dia.
Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas cukup tinggi yang disertai angin kencang sempat melanda sejumlah wilayah di Pesbar. Namun, kondisi tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sejauh ini tidak ditemukan adanya kejadian banjir, tanah longsor, ataupun pohon tumbang akibat cuaca ekstrem tersebut. Aktivitas masyarakat juga tetap berjalan normal,” jelasnya.
Meski situasi dinyatakan aman, BPBD tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi berubah sewaktu-waktu. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang. Jika menemukan tanda-tanda potensi bencana, segera laporkan kepada aparat setempat atau BPBD,” imbaunya.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di wilayah rawan seperti daerah perbukitan dan bantaran sungai diminta lebih berhati-hati serta segera mengambil langkah antisipasi apabila muncul potensi bencana.
“Petugas kami tetap siaga untuk memastikan keamanan masyarakat. Kami juga terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat jika terjadi bencana,” pungkasnya.