BANDAR LAMPUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung merilis data terbaru sebaran titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Lampung.
Berdasarkan hasil pemantauan citra satelit pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 08.10 WIB, terdeteksi sebanyak enam titik panas di sejumlah wilayah di Lampung.
Data BMKG menunjukkan seluruh titik panas tersebut berada pada tingkat kepercayaan (confidence level) menengah atau medium. Sebaran hotspot terpantau di lima kabupaten dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Lampung Utara.
Kabupaten Lampung Utara mencatat dua titik panas yang masing-masing berada di Kecamatan Abung Semuli dan Kecamatan Sungkai Jaya. Sementara itu, empat titik panas lainnya tersebar masing-masing satu titik di Kabupaten Lampung Barat tepatnya di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Pesawaran di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Tulang Bawang Barat di Kecamatan Tumijajar, serta Kabupaten Way Kanan di Kecamatan Blambangan Umpu.
BMKG Radin Inten II Lampung mencatat seluruh titik panas tersebut terdeteksi oleh satelit NOAA20 dan SNPP pada Minggu, 7 Juni 2026, dalam rentang waktu pukul 13.14 WIB hingga 13.33 WIB.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang terpantau memiliki titik panas. Selain itu, warga juga diminta menghindari aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran dalam skala lebih luas.
BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan titik panas di seluruh wilayah Lampung sebagai bagian dari upaya peringatan dini kepada masyarakat dan instansi terkait guna meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan.