BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Pesisir Barat

BMKG mengeluarkan peringatan dini pasang maksimum air laut di wilayah pesisir Lampung pada 16-21 Mei 2026.
Yayan Prantoso - Kamis, 14 Mei 2026 - 12:27 WIB
BPBD Pesisir Barat mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan pasang maksimum air laut.
BPBD Pesisir Barat mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan pasang maksimum air laut. - Ilustrasi Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini pasang maksimum air laut dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Panjang Bandar Lampung.

Peringatan dini tersebut tertuang dalam surat bernomor e.B/ME.01.02/030/KLMP/V/2026 yang berlaku pada 16 hingga 21 Mei 2026.

Dalam keterangannya, BMKG menyebut fenomena fase Super New Moon yang terjadi pada 17 Mei 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut di sejumlah wilayah pesisir Lampung, termasuk Kabupaten Pesisir Barat.

Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Herdi Wilismar, S.H., M.M., mengatakan pihaknya telah menerima informasi resmi dari BMKG dan langsung melakukan langkah antisipasi serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Advertisements

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pasang maksimum air laut yang diperkirakan terjadi pada 16 sampai 21 Mei 2026,” kata Herdi Wilismar, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurutnya, fenomena Super New Moon dapat memicu peningkatan permukaan air laut yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di wilayah pesisir, terutama nelayan.

“Potensi dampaknya dapat mengganggu aktivitas nelayan, serta aktivitas masyarakat di pemukiman pesisir. Karena itu masyarakat diminta tetap siaga dan terus memantau perkembangan cuaca,” jelasnya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi selama periode pasang maksimum berlangsung.

Advertisements

“Berdasarkan himbauan dari BMKG ini kita menghimbau masyarakat khususnya nelayan untuk senantiasa mewaspadai kondisi gelombang tinggi,” ujarnya.

Selain itu, BPBD Pesisir Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparatur pekon, relawan kebencanaan, serta instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan di wilayah rawan terdampak.

“Kami juga meminta aparatur pekon di wilayah pesisir agar aktif memberikan informasi kepada masyarakat dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi yang berpotensi membahayakan,” jelasnya.

Masyarakat yang beraktivitas di laut maupun di sekitar pantai juga diminta lebih berhati-hati, terutama saat cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements