Program Desaku Maju, Pemprov Lampung Lepas 33.000 Bibit Ikan di Mesuji Timur

Sementara itu, Pemkab Mesuji turut berkontribusi dengan melepas 13.000 bibit ikan yang mencakup 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Dedi Andrian - Rabu, 24 Jun 2026 - 17:48 WIB
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Elfianah Khamami melepas 33.000 bibit ikan di Jembatan Pasar KTM, Mesuji Timur, sebagai upaya menjaga kelestarian sungai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Elfianah Khamami melepas 33.000 bibit ikan di Jembatan Pasar KTM, Mesuji Timur, sebagai upaya menjaga kelestarian sungai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. - Poto Dedy

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Dalam rangkaian kunjungan kerja Program Prioritas Pemerintah Provinsi Lampung "Desaku Maju", Gubernur Rahmat Mirzani Djausal didampingi Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami melepas sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur, Rabu 24 Juni 2026. 

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Pelepasan bibit ikan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri atas 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal.

Sementara itu, Pemkab Mesuji turut berkontribusi dengan melepas 13.000 bibit ikan yang mencakup 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Advertisements

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengatakan program restocking ikan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal serta menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan.

"Kita Pemprov bersama Kabupaten Mesuji akan menebar bibit ikan. Ada ikan bawal, ikan baung, ikan lele, ikan nila. Agar ekosistem, populasi ikan di sungainya tetap terjaga, dan kedepan nanti akan menjadi pendapatan yang baik buat seluruh masyarakat di Kabupaten Mesuji," ujar Gubernur saat memimpin prosesi pelepasan.

Usai menebar puluhan ribu bibit ikan, Gubernur Mirza secara khusus mengumpulkan para camat dan kepala desa yang hadir. Ia meminta aparatur daerah menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan larangan praktek penangkapan ikan secara ilegal yang dapat merusak populasi ikan di sungai.

"Ini ada harapan dari saya, mohon dijaga ikannya. Terutama disosialisasikan kepada masyarakat. Tidak disetrum, dan tidak diputas. Kalau dijala boleh, dipancing boleh. Tapi jangan disetrum, diputas, karena yang kecil-kecil ikut mati," tegas Gubernur Mirza.

Advertisements

Ia menjelaskan, ribuan bibit ikan berkualitas tersebut berasal dari fasilitas perbenihan di Bandar Lampung dan dihasilkan melalui proses pemijahan yang membutuhkan waktu serta upaya yang tidak sedikit sebelum akhirnya 

didistribusikan ke Kabupaten Mesuji.

"Ini bibitnya dari Bandar Lampung, jauh. Dipijah setengah mati. Mereka memijah berharap kalau besar, kalau gede, bisa jadi pendapatan masyarakat Kabupaten Mesuji. Jadi kalau disetrum, kan ya kasihan sama yang sudah buat mijah. Saya titip ya," pungkasnya.

Melalui program restocking ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap perairan sungai di Kabupaten Mesuji tetap produktif dan lestari sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

Advertisements

Share:
Editor: Dedi Andrian
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT Bandar Lampung

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements