PROVINSI LAMPUNG – Hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK Negeri regulasi di Provinsi Lampung tahun ajaran 2026 resmi diumumkan pada Rabu, 24 Juni 2026.
Antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi, namun di sisi lain banyak calon siswa yang belum berhasil diterima akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Americo, menyampaikan permohonan maaf kepada para calon peserta didik yang belum lolos seleksi SPMB.
“Secara umum proses penerimaan berjalan lancar. Namun, karena jumlah pendaftar sangat banyak dan kuota terbatas, tentu ada siswa yang berhasil diterima dan ada pula yang tidak,” ujar Thomas, Selasa 24 Juni 2026.
Thomas menjelaskan, tahun ini terdapat 218 SMA dan SMK negeri di Lampung yang melaksanakan SPMB.
Pengumuman hasil seleksi telah disampaikan melalui laman resmi masing-masing sekolah serta kanal resmi panitia SPMB Provinsi Lampung.
Ia mengakui kekecewaan para siswa dan orang tua yang belum berhasil masuk sekolah negeri.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak dapat dihindari karena jumlah pendaftar jauh melampaui kapasitas.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada anak-anak kita yang belum diterima. Tetap semangat, karena masih ada sekolah swasta yang membuka pendaftaran agar pendidikan tetap bisa dilanjutkan,” katanya.
Disdikbud Lampung mencatat total kuota penerimaan tahun ini mencapai lebih dari 76 ribu kursi.
Namun jumlah pendaftar rata-rata meningkat hingga dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia, meski rekapitulasi final masih berlangsung karena sebagian wilayah menggunakan sistem pendaftaran offline.
Persaingan ketat terlihat di sejumlah sekolah favorit. SMAN 1 Bandar Lampung dan SMAN 7 Bandar Lampung masing-masing mencatat sekitar 1.700 pendaftar, sementara kuota yang tersedia jauh lebih sedikit.
