ROMA – Inter Milan sukses menutup musim 2025/2026 dengan pencapaian gemilang setelah menjuarai Coppa Italia. Nerazzurri mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar di Stadion Olimpico, Kamis dini hari WIB.
Keberhasilan ini melengkapi gelar Serie A yang sebelumnya sudah diamankan beberapa pekan lalu. Pasukan Cristian Chivu pun resmi meraih double winners, pencapaian yang sudah lama tidak terjadi di sepak bola Italia.
Terakhir kali klub Italia mampu memenangi Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim adalah Juventus pada 2017/2018. Setelah itu, tidak ada tim yang berhasil mengawinkan dua trofi domestik selama tujuh musim berturut-turut.
Inter tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-14 lewat gol bunuh diri Adam Marusic.
Gol bermula dari sepak pojok Federico Dimarco yang menciptakan kemelut di depan gawang Lazio. Bola kemudian mengenai kepala Marusic sebelum masuk ke gawang sendiri.
Keunggulan Inter bertambah pada menit ke-35. Denzel Dumfries mengirim umpan matang ke kotak penalti yang sukses diselesaikan Lautaro Martinez tanpa kawalan berarti.
Kapten Inter tersebut dengan mudah menaklukkan kiper Edoardo Motta melalui sontekan jarak dekat.
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Tijjani Noslin dan Boulaye Dia.
Namun, penjaga gawang Inter, Josep Martinez, tampil solid dan mampu menggagalkan sejumlah peluang emas lawan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan.
Tambahan trofi ini menjadi gelar Coppa Italia ke-10 bagi Nerazzurri sepanjang sejarah klub. Catatan tersebut membuat Inter hanya kalah dari Juventus yang masih memegang rekor dengan 15 gelar.
Bagi Lazio, kekalahan ini sekaligus menutup harapan mereka tampil di kompetisi Eropa musim depan. Coppa Italia menjadi satu-satunya jalur tersisa bagi Biancoceleste untuk merebut tiket Liga Europa.