MacBook Neo vs Laptop Gaming Windows: Adu Performa, Efisiensi, dan Gaming di Kelas Rp10 Jutaan
Apple kembali mengejutkan industri teknologi dengan menghadirkan MacBook Neo, laptop terbaru yang dibanderol di kisaran Rp10 jutaan. Kehadiran perangkat ini cukup menarik perhatian karena menjadi salah satu laptop Apple dengan harga paling terjangkau.
Yang membuatnya semakin unik, MacBook Neo menggunakan chip A18 Pro, prosesor yang sebelumnya dirancang sebagai otak utama seri iPhone 16 Pro. Keputusan Apple tersebut memunculkan banyak pertanyaan, mulai dari performa hingga kemampuannya bersaing dengan laptop Windows di kelas harga yang sama.
Dalam pengujian kali ini, MacBook Neo dibandingkan dengan dua laptop Windows yang dikenal memiliki performa tinggi di kelasnya, yakni Axioo Hype AI5 berbasis Intel Core Ultra 5 dan Axioo AMD X8 yang menggunakan AMD Ryzen 5 6600H.
Desain Premium, Khas Apple
Dari sisi desain, MacBook Neo tetap mempertahankan ciri khas laptop premium Apple. Bodinya menggunakan material aluminium yang kokoh sehingga tampil elegan meski merupakan varian termurah.
Apple juga menyediakan beberapa pilihan warna seperti:
- Blast Citrus
- Indigo
- Silver
Varian silver diprediksi menjadi favorit karena tampilannya sangat mirip dengan MacBook seri premium.
Di sisi lain, Axioo juga menghadirkan kualitas bodi yang solid untuk kelas laptop lokal. Namun, dari segi prestige dan nilai merek, Apple masih menjadi pilihan yang lebih bergengsi bagi sebagian pengguna.
Mengapa Dibandingkan dengan Axioo?
Perbandingan dilakukan dengan laptop Axioo karena pada rentang harga sekitar Rp10 jutaan, sejumlah merek global masih menawarkan spesifikasi yang relatif lebih rendah, seperti Intel Core i3 atau Ryzen generasi lama.
Sebaliknya, Axioo menawarkan spesifikasi yang lebih agresif sehingga menjadi lawan yang sepadan untuk menguji kemampuan MacBook Neo.
Hasil Benchmark
Berdasarkan pengujian sintetis, MacBook Neo mencatat hasil sebagai berikut:
Geekbench