JAKARTA – Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan penipuan dalam kerja sama endorsement. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami kerugian finansial hingga ratusan juta rupiah akibat kerja sama promosi yang diduga tidak berjalan sesuai kesepakatan.
Informasi mengenai dugaan tersebut pertama kali ramai beredar di media sosial. Salah seorang pemilik brand skincare, Dewi Wulan, mengunggah pernyataan yang mengungkap dugaan penipuan dalam kerja sama endorsement dengan Lisa Mariana.
Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu perhatian luas dari warganet maupun pelaku usaha yang mengaku pernah bekerja sama dengan selebgram tersebut.
Dalam keterangannya, Dewi Wulan menyebut dirinya bukan satu-satunya pihak yang merasa dirugikan. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pemilik usaha lain yang mengaku mengalami persoalan serupa.
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, total kerugian yang dialami para pelapor disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Dewi juga mengungkapkan bahwa dugaan permasalahan tersebut sebenarnya telah lama menjadi pembahasan di kalangan pelaku usaha yang pernah menggunakan jasa endorsement Lisa Mariana. Menurutnya, beberapa korban bahkan telah berupaya memberikan peringatan kepada publik dan pemilik brand agar lebih berhati-hati sebelum menjalin kerja sama.
Meski demikian, masih ada sejumlah pelaku usaha yang tetap menggunakan jasa Lisa Mariana sebagai influencer untuk mempromosikan produk mereka. Kondisi tersebut diduga menyebabkan jumlah pihak yang mengaku menjadi korban terus bertambah.
Sebagai bentuk keseriusan menempuh jalur hukum, Dewi turut mengunggah dokumen laporan polisi yang telah dibuat. Dokumen tersebut ditampilkan sebagai bukti bahwa dugaan kasus tersebut telah resmi dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Beredarnya dokumen laporan polisi semakin meningkatkan perhatian publik terhadap kasus tersebut. Namun, hingga kini proses hukum masih berjalan sehingga seluruh dugaan yang disampaikan para pelapor masih harus dibuktikan melalui penyelidikan dan penyidikan oleh pihak kepolisian.
Sampai saat ini belum ada putusan pengadilan yang menyatakan telah terjadi tindak pidana dalam perkara tersebut. Oleh karena itu, semua pihak tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.
Di sisi lain, Lisa Mariana belum menyampaikan klarifikasi maupun tanggapan resmi terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya. Belum adanya pernyataan dari pihak yang bersangkutan membuat publik masih menunggu penjelasan serta perkembangan proses hukum yang sedang berlangsung.
Meski tengah diterpa isu tersebut, aktivitas Lisa Mariana di media sosial masih terlihat berjalan seperti biasa. Berdasarkan unggahan di akun Instagram pribadinya, ia tetap aktif membagikan aktivitas sehari-hari sekaligus mempromosikan sejumlah produk dan kegiatan bisnis yang dijalaninya.