LAMPUNG BARAT – Puskesmas Rawat Inap (PRI) Kenali menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33. Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Kenali itu mendapat sambutan positif dari masyarakat dengan total 70 akseptor memanfaatkan layanan yang disediakan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 akseptor memilih metode kontrasepsi jangka panjang berupa pemasangan implan, sedangkan 30 akseptor lainnya mendapatkan layanan suntik KB tiga bulan.
Kepala PRI Kenali, Nezwan, SKM, mengatakan pelayanan KB gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.
“Momentum Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat. Melalui pelayanan KB gratis ini kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi yang aman, berkualitas, dan tanpa dipungut biaya,” kata Nezwan.
Advertisements
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap pemasangan implan menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pasangan usia subur dalam memilih metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif.
“Sebanyak 40 akseptor memilih pemasangan implan karena dinilai lebih praktis dan memiliki masa perlindungan yang lebih lama. Sementara 30 peserta lainnya memilih suntik KB tiga bulan sesuai kebutuhan masing-masing,” ujarnya.
Nezwan menjelaskan seluruh pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan sesuai standar pelayanan medis. Sebelum tindakan, setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dan konseling agar metode kontrasepsi yang dipilih sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Ia berharap kegiatan serupa mampu meningkatkan cakupan peserta KB di wilayah kerja Puskesmas Kenali sekaligus membantu menekan risiko kehamilan yang tidak direncanakan.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga. Program KB bukan hanya tentang mengatur kelahiran, tetapi juga bagaimana menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, serta mampu memberikan pengasuhan terbaik bagi anak-anaknya,” pungkasnya.