Jalan Penghubung Sukarame–Bedudu Rusak, Warga Keluhkan Belum Pernah Diperbaiki

Ruas jalan di Pekon Sukarame, Belalau, Lampung Barat belum pernah diperbaiki sejak dibangun sekitar 25 tahun lalu.
Rinto Arius - Selasa, 19 Mei 2026 - 20:40 WIB
Beginilah kondidi jalan penghubung Pekon Sukarame Kecamatan Belalau dengan Pekon Bedudu.
Beginilah kondidi jalan penghubung Pekon Sukarame Kecamatan Belalau dengan Pekon Bedudu. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Satu jalur namun berbeda nasib. Kondisi itulah yang terjadi pada akses jalan penghubung Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat menuju Pekon Bedudu.

Ruas jalan yang berada di wilayah Pekon Sukarame sepanjang kurang lebih 100 meter hingga kini masih dalam kondisi rusak dan memprihatinkan.

Ironisnya, jalan tersebut belum pernah tersentuh pembangunan maupun perbaikan sejak pertama kali dibangun sekitar 25 tahun silam.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan ruas jalan yang sama saat memasuki wilayah Pekon Bedudu. Di lokasi tersebut, jalan sudah mendapatkan pembangunan berupa lapisan aspal jenis latasir sehingga lebih nyaman dilalui masyarakat.

Advertisements

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan pada ruas jalan di wilayah Pekon Sukarame tersebut.

Menurutnya, masyarakat hanya ingin merasakan pemerataan pembangunan sebagaimana yang telah dilakukan pada ruas jalan di wilayah Pekon Bedudu.

“Harapan masyarakat sederhana, hanya ingin jalan itu diperbaiki agar akses transportasi lancar dan masyarakat bisa merasakan pembangunan yang merata,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, usulan pembangunan jalan sebenarnya sudah berulang kali disampaikan masyarakat melalui musyawarah rencana pembangunan pekon. Bahkan, setiap tahun perbaikan jalan tersebut selalu menjadi prioritas utama usulan warga.

Advertisements

Namun hingga kini, harapan masyarakat belum juga terealisasi karena ruas jalan tersebut belum mendapatkan alokasi pembangunan dari pemerintah.

Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut mengingat akses itu merupakan jalur penting penghubung antarpekon yang setiap hari digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pertanian.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements