Google Drive Kini Berjalan Native
Salah satu perkembangan penting lainnya adalah hadirnya Google Drive for Desktop versi native ARM.
Pada generasi awal laptop Snapdragon, aplikasi ini menjadi salah satu kendala utama karena tidak dapat dipasang secara langsung. Kini seluruh proses sinkronisasi file, backup data, hingga pengelolaan folder cloud dapat dilakukan tanpa hambatan.
Peningkatan tersebut membuat pengalaman bekerja secara kolaboratif menjadi jauh lebih nyaman dibandingkan generasi sebelumnya.
SPSS, ArcGIS Pro hingga Audacity Berjalan Stabil
Kompatibilitas aplikasi akademik juga mengalami peningkatan.
Hasil pengujian menunjukkan IBM SPSS versi terbaru dapat berjalan normal melalui emulasi yang telah divalidasi Qualcomm. Proses pengolahan data statistik berlangsung tanpa gangguan berarti.
Begitu pula dengan ArcGIS Pro yang mampu menjalankan navigasi peta, proses zoom, dan panning secara responsif.
Beberapa aplikasi lawas seperti Audacity bahkan tetap dapat digunakan dengan stabil untuk kebutuhan perekaman audio.
Sementara itu, Google Earth Pro sempat mengalami kendala saat instalasi pertama, namun dapat berjalan normal setelah proses pemasangan diulang.
Mampu Menjalankan AI Secara Lokal
Salah satu nilai tambah terbesar laptop Snapdragon generasi terbaru adalah kemampuan menjalankan kecerdasan buatan secara lokal.
Berkat Neural Processing Unit (NPU) generasi terbaru, perangkat ini tidak hanya mendukung fitur Windows Studio Effects dan Copilot+ PC, tetapi juga mampu menjalankan model AI offline menggunakan aplikasi seperti LM Studio.
Dalam pengujian, model Large Language Model (LLM) seperti Qwen dan Gemma dapat dijalankan secara lokal dengan respons yang cepat berkat kombinasi RAM 32 GB dan peningkatan performa GPU terintegrasi Snapdragon.
Daya Tahan Baterai Hampir 23 Jam
Efisiensi daya tetap menjadi salah satu keunggulan utama platform Snapdragon.