LAMPUNG BARAT – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meninjau Sekolah Kopi di Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumberjaya, Senin (13/7). Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya inovasi pengelolaan, perawatan fasilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan agar destinasi edukasi kopi tersebut semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Parosil meninjau langsung berbagai fasilitas yang tersedia. Mulai dari laboratorium kopi, ruang pembelajaran, area praktik brewing, kedai kopi, gazebo, cottage, camping ground, aula, taman bermain, mushola, toilet, hingga area parkir.
Menurut Parosil, Sekolah Kopi merupakan salah satu ikon Kabupaten Lampung Barat yang memiliki peran strategis dalam mempromosikan kopi robusta unggulan daerah sekaligus menjadi destinasi wisata edukasi.
"Sekolah Kopi ini merupakan kebanggaan Kabupaten Lampung Barat. Tempat ini bukan hanya menjadi sarana belajar tentang kopi, tetapi juga menjadi wajah daerah dalam memperkenalkan kualitas kopi robusta kita. Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan dikembangkan agar semakin banyak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan," ujarnya.
Advertisements
Berdasarkan hasil peninjauan, Parosil meminta seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat secara maksimal serta dimanfaatkan secara optimal demi memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung.
Ia juga menginstruksikan Dinas Perkebunan bersama OPD terkait untuk terus menghadirkan berbagai inovasi melalui program edukasi, pelatihan, maupun kegiatan yang mampu meningkatkan daya tarik Sekolah Kopi.
"Saya meminta Dinas Perkebunan bersama OPD terkait terus berinovasi. Ciptakan program-program yang menarik, kegiatan edukasi yang kreatif, maupun event yang mampu menarik minat masyarakat untuk datang ke Sekolah Kopi," tegasnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas yang lengkap harus diimbangi dengan pembaruan program secara berkelanjutan sehingga jumlah kunjungan terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Selain inovasi program, Parosil juga mengingatkan seluruh karyawan Sekolah Kopi agar menjaga kebersihan lingkungan, merawat seluruh sarana yang tersedia, serta memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional kepada setiap pengunjung.
"Jagalah fasilitas yang sudah dibangun ini seperti milik sendiri. Pastikan kebersihan lingkungan selalu terjaga, rawat setiap fasilitas dengan baik, dan berikan pelayanan yang ramah, cepat, serta profesional kepada seluruh pengunjung. Kalau pengunjung merasa nyaman dan puas, mereka akan kembali lagi bahkan mengajak orang lain untuk datang ke Lampung Barat," pesannya.
Parosil menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Kopi tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas pelayanan serta pengalaman yang dirasakan pengunjung. Oleh karena itu, pembenahan pelayanan, perawatan sarana, dan inovasi pengelolaan harus terus dilakukan agar Sekolah Kopi semakin dikenal sebagai pusat edukasi sekaligus destinasi wisata kopi robusta unggulan di Kabupaten Lampung Barat.