LAMPUNG BARAT – Program Beasiswa Kewirausahaan 2026 bertajuk “Satu Keluarga Satu Sarjana” yang digagas Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Namun, dari total 34 peserta yang mengikuti seleksi administrasi, hanya 22 orang yang dinyatakan lolos dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia.
Sementara itu, sebanyak 12 peserta lainnya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi ketentuan seleksi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Lampung Barat, Haiza Rinsa, mengatakan hasil seleksi administrasi dan wawancara telah diumumkan kepada seluruh peserta pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Hasil seleksi administrasi dan wawancara sudah diumumkan. Dari total 34 pendaftar, hanya 22 orang yang memenuhi persyaratan,” ujar Haiza, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Haiza, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan peserta tidak lolos dalam tahapan seleksi. Beberapa di antaranya karena tidak hadir saat seleksi berkas, usia melebihi batas maksimal, hingga penilaian terkait komitmen menyelesaikan pendidikan.
“Ada peserta yang tidak hadir saat seleksi berkas, ada juga yang usianya sudah lebih dari 25 tahun. Selain itu, ada penilaian terkait komitmen peserta untuk menyelesaikan pendidikan yang dianggap masih diragukan,” jelasnya.
Padahal, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat telah menyiapkan kuota penerima beasiswa sebanyak 30 orang. Karena jumlah peserta yang lolos belum memenuhi kuota, pendaftaran tahap kedua akan kembali dibuka.
Haiza menyebut pendaftaran ulang dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 20 Juni 2026 mendatang.
“Kuota yang disiapkan sebanyak 30 orang, sementara yang lolos baru 22 orang. Karena itu, pendaftaran akan kembali dibuka pada Juni nanti,” katanya.
Setelah tahapan pendaftaran selesai, peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti tes akademik yang dijadwalkan berlangsung di Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT).
Haiza menegaskan program tersebut bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, melainkan langkah strategis pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda berpendidikan tinggi dan memiliki jiwa kewirausahaan.