LAMPUNG BARAT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lampung Barat bersama Askab PSSI Lampung Barat mulai menjaring atlet sepak bola terbaik untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026. Seleksi digelar di Stadion Skala Brak, Kawasan Sekuting Terpadu, Sabtu (18/7).
Ketua Tim Seleksi, Hendri Purna, mengatakan sebanyak 126 atlet terdaftar mengikuti seleksi. Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi, mulai dari persyaratan, domisili, kepemilikan KTP hingga batas usia sesuai ketentuan, hanya 76 atlet yang dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahapan seleksi di lapangan.
Menurut Hendri, proses seleksi dilakukan secara bertahap. Para peserta terlebih dahulu menjalani beep test untuk mengukur kemampuan fisik, kemudian dilanjutkan dengan game play guna menilai kemampuan teknik, taktik, kerja sama tim, serta karakter bermain masing-masing atlet.
"Hasil seleksi menetapkan 31 atlet terbaik yang berhak mengikuti Training Center (TC). Pemusatan latihan dijadwalkan dimulai awal Agustus 2026 di Stadion Skala Brak," ujarnya.
Ketua KONI Lampung Barat, M. Irfan Fadilah Mabsus, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta serta kinerja tim seleksi yang dinilai profesional dan objektif dalam menjaring pemain terbaik.
"Seleksi berjalan lancar dan penuh semangat. Kami berharap atlet yang terpilih tetap menjaga kondisi fisik, disiplin menjalani latihan, dan mampu membawa nama baik Lampung Barat pada Porprov mendatang," katanya.
Irfan menegaskan, KONI akan terus mendukung proses pembinaan atlet agar mampu meraih prestasi maksimal. Menurutnya, tahapan seleksi merupakan awal dari proses pembentukan tim yang kompetitif.
"Target kami bukan sekadar berpartisipasi, tetapi mampu bersaing dan meraih prestasi yang membanggakan bagi Lampung Barat," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Askab PSSI Lampung Barat, Suhardiman, menyebut proses seleksi berlangsung terbuka dengan mengedepankan kualitas atlet.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Lampung Barat. Menurutnya, seluruh atlet dinilai berdasarkan kemampuan tanpa membedakan latar belakang.
"Kami berharap atlet yang lolos ke TC terus meningkatkan kualitas permainan, menjaga disiplin, dan mengikuti seluruh program latihan sehingga siap bersaing di Porprov 2026," pungkasnya.