Selain belum mengusung Dynamic Island, desainnya juga masih memakai notch klasik dengan bezel yang relatif tebal dibandingkan smartphone modern di kelas harga yang sama.
2. Belum Mendukung MagSafe
iPhone 16e tidak dibekali sistem magnetik MagSafe bawaan.
Pengisian daya nirkabel tetap tersedia, tetapi kecepatannya lebih rendah. Pengguna juga memerlukan casing tambahan apabila ingin menggunakan aksesori berbasis magnet.
3. Kamera Belakang Hanya Satu Lensa
Apple hanya menyematkan satu kamera belakang beresolusi 48 MP.
Artinya, pengguna tidak mendapatkan kamera ultra-wide maupun telephoto yang biasa ditemukan pada seri iPhone yang lebih tinggi.
Kamera Tetap Mampu Hasilkan Foto Berkualitas
Meski hanya memiliki satu kamera belakang, kualitas hasil fotonya tetap menjadi salah satu nilai jual utama.
Sensor Fusion 48 MP mampu menghasilkan foto dengan detail tinggi serta reproduksi warna khas Apple yang natural.
Untuk video, iPhone 16e mendukung perekaman hingga 4K 60 fps lengkap dengan stabilisasi yang baik.
Apple juga menghadirkan fitur 2x crop sensor, sehingga pengguna tetap dapat mengambil foto dengan efek zoom tanpa penurunan kualitas yang signifikan.
Sementara itu, kamera depan 12 MP juga sudah mendukung perekaman video 4K 60 fps sehingga cukup ideal untuk kebutuhan selfie maupun pembuatan konten.
Performa Masih Sangat Kencang
Dari sisi performa, iPhone 16e mengandalkan chipset terbaru Apple yang sanggup menjalankan berbagai aktivitas harian dengan lancar.
Aplikasi media sosial, multitasking, navigasi, hingga proses editing video di CapCut dapat berjalan tanpa kendala berarti.