BANDAR LAMPUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 198 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Desember 2025. Dari seluruh peristiwa tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 9,49 miliar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Damkarmat Kota Bandar Lampung, Irman Saputra, mengatakan nilai kerugian tersebut merupakan akumulasi dari seluruh kejadian kebakaran yang terjadi selama 2025.
“Selama tahun 2025 terdapat 198 kejadian kebakaran dengan total kerugian mencapai sekitar Rp9,49 miliar. Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap potensi korsleting listrik yang masih menjadi penyebab utama kebakaran,” kata Irman saat dimintai keterangan, Senin 27 Juli 2026.
Menurut Irman, selain menimbulkan kerugian materi yang cukup besar, ratusan kejadian kebakaran tersebut juga menghanguskan berbagai objek, mulai dari rumah warga, bangunan umum, bangunan industri, kendaraan, hingga lahan.
Untuk menangani seluruh peristiwa tersebut, Damkarmat Kota Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 484 unit mobil tangki dan 553 personel.
Ia menghimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, tidak menggunakan stop kontak secara berlebihan, serta memastikan seluruh peralatan elektronik berada dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Serta memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman saat rumah ditinggalkan guna meminimalkan risiko kebakaran,” tutupnya.