Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Bandar Lampung Tekankan Refleksi Nilai Bangsa

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum refleksi nilai kebangsaan di Polresta.
Krisna Jeri - Senin, 01 Jun 2026 - 15:41 WIB
Kapolresta bacakan amanat BPIP pada upacara Hari Lahir Pancasila 2026.
Kapolresta bacakan amanat BPIP pada upacara Hari Lahir Pancasila 2026. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Polresta Bandar Lampung, Senin 01 Juni 2026.

Upacara tersebut diikuti Wakapolresta Bandar Lampung, para pejabat utama, seluruh kapolsek jajaran, personel Polri, serta aparatur sipil negara di lingkungan Polresta Bandar Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Amanat tersebut menekankan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dipahami sebatas seremoni rutin tahunan.

Advertisements

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Kombes Pol Alfret saat membacakan amanat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. 

Tema tersebut menegaskan peran strategis Pancasila sebagai dasar ideologis dalam menjaga persatuan nasional sekaligus pedoman Indonesia dalam berkontribusi menciptakan perdamaian global.

Dalam amanat itu dijelaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang tersebar di ribuan pulau di Indonesia.

Advertisements

Nilai-nilai luhur Pancasila dinilai mampu menjadi jangkar moral dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari kemajuan teknologi hingga dinamika geopolitik internasional.

Pemerintah melalui BPIP juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan membumi.

Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pengambilan keputusan sehari-hari.

Selain itu, seluruh pemangku kepentingan diminta memastikan setiap kebijakan publik tetap berlandaskan keadilan sosial, persatuan, serta kesejahteraan masyarakat luas.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements