Asus ROG GL552JX Setelah 10 Tahun, Masih Sanggup Main Game?

Asus ROG GL552JX berusia satu dekade masih mampu menjalankan aplikasi produktivitas dan game ringan dengan hardware lawasnya.
gambar-user/R7Evkfp2NT19GsKJWnQmQ7oszupwRFyY6wKB7Pfb.webp
Budi Setiawan - Minggu, 09 Agt 2026 - 16:30 WIB
Asus ROG GL552JX yang dirilis sekitar 2015–2016 kembali menjadi bahan nostalgia
Asus ROG GL552JX yang dirilis sekitar 2015–2016 kembali menjadi bahan nostalgia - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Konektivitas fisiknya juga jauh lebih lengkap dibanding banyak laptop modern yang semakin mengandalkan USB-C.

Beberapa koneksi yang tersedia meliputi:

  • VGA analog.
  • HDMI.
  • Ethernet LAN.
  • SD card reader.
  • Audio jack untuk mikrofon dan headphone.

Laptop ini juga menggunakan sistem pendinginan dengan satu kipas dan exhaust yang membuang udara panas melalui sisi kiri.

Posisi tersebut cukup ideal bagi pengguna yang menggunakan mouse di sisi kanan karena area pembuangan panas tidak berada di sisi tangan yang dominan.

Advertisements

Slot DVD Bisa Diubah Menjadi Penyimpanan Tambahan

Fitur yang kini semakin jarang ditemukan adalah optical drive DVD internal. Pada unit yang diulas Nerd Reviews ID, slot tersebut bahkan telah dimanfaatkan menggunakan HDD/SSD caddy.

Modifikasi ini memungkinkan ruang penyimpanan tambahan menggunakan drive SATA 2,5 inci. Dengan demikian, pengguna tidak harus bergantung pada satu media penyimpanan utama.

Perawatan komponen juga relatif mudah. Panel bagian bawah memiliki quick access door yang memungkinkan pengguna mengakses RAM dan media penyimpanan tanpa harus membongkar seluruh casing.

Desain tersebut menjadi salah satu keunggulan laptop lawas karena proses upgrade maupun perawatan perangkat dapat dilakukan dengan lebih sederhana.

Advertisements

Masih Bisa Photoshop hingga Game Ringan

Walaupun sudah berusia sekitar 10 tahun, ROG GL552JX belum sepenuhnya kehilangan kemampuan untuk digunakan sebagai perangkat produktivitas.

Dalam penggunaan sehari-hari, laptop tersebut masih mampu menjalankan Adobe Photoshop, streaming YouTube, hingga menonton serial anime.

Baterainya memang sudah tidak berfungsi sehingga perangkat harus selalu terhubung dengan charger. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi fungsi utamanya sebagai laptop untuk penggunaan di rumah.

Kemampuan GTX 950M juga masih dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sejumlah game ringan dan esports, seperti Valorant, Dota, Roblox, dan Minecraft, dengan catatan pengaturan grafis dan resolusi perlu disesuaikan dengan kemampuan perangkat.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements