BANDAR LAMPUNG - Seorang anggota Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Lampung dilaporkan meninggal dunia setelah ditembak komplotan pencuri kendaraan bermotor di Bandar Lampung, Sabtu, 9 Mei 2026.
Korban diketahui merupakan anggota Polri lulusan angkatan 2014. Ia gugur saat berupaya menggagalkan aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di lokasi kejadian pada pagi hari.
Upaya korban menghentikan pelaku berujung tragis setelah salah satu pelaku melepaskan tembakan ke arah korban. Peluru mengenai kepala korban hingga menyebabkan luka fatal.
Salah seorang saksi mata, Edi, mengungkapkan korban tertembak di bagian kepala sebelah kiri dan peluru tersebut menembus ke bagian belakang kepala.
“Korban kena tembak di kepala sebelah kiri, tembus ke belakang. Setelah itu korban jatuh di sela tiang telepon di lokasi kejadian,” ujar Edi.
Ia menjelaskan, suara letusan senjata api sempat membuat warga sekitar panik dan ketakutan.
Masyarakat tidak berani langsung mendekati korban karena khawatir pelaku masih berada di sekitar lokasi kejadian.
“Warga takut mendekat dulu. Setelah itu baru ada yang melapor, kemudian polisi dan ambulans datang ke lokasi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menyatakan bahwa aparat kepolisian saat ini masih memburu dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.
“Tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Identitas pelaku mulai diidentifikasi melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi,” katanya.
Selain melakukan pengejaran, polisi juga telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti pendukung penyelidikan.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan, di antaranya satu buah kunci T yang diduga milik pelaku, sepeda motor milik karyawan toko yang menjadi target pencurian, sepeda motor dan telepon genggam milik korban, serta satu unit Honda Beat Street yang digunakan korban saat kejadian.