Disdik Lampung Utara Siapkan Rp5,7 Miliar untuk Perbaikan 12 SMP dan 2 TK

Program pembangunan sekolah 2026 di Lampung Utara difokuskan pada rehabilitasi SMP dan TK dengan target mulai dikerjakan awal Juni.
Hasan Saputra - Kamis, 07 Mei 2026 - 17:02 WIB
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lampung Utara, Yudi Bachtiar
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lampung Utara, Yudi Bachtiar - Foto Hasan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara menyiapkan program pembangunan dan rehabilitasi sekolah tahun 2026 dengan total anggaran sekitar Rp5,7 miliar.

Program tersebut mencakup perbaikan 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan dua Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kabupaten Lampung Utara.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lampung Utara, Yudi Bachtiar, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (7 Mei 2026).

Yudi menjelaskan, fokus pembangunan fisik pendidikan tahun 2026 terbagi ke dalam dua bidang, yakni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan SMP.

Advertisements

“Untuk tahun 2026 ini kegiatan fisik pembangunan untuk dua bidang, yakni PAUD dan SMP. Ada dua TK yang menjadi lokus rehabilitasi, kemudian ada 12 SMP yang akan kita bantu pembangunan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada bidang SMP saat ini masih dilakukan penyempurnaan perencanaan sehingga pelaksanaan kegiatan mengalami sedikit penundaan. Meski demikian, proses pembangunan dipastikan tetap berjalan sesuai tahapan yang telah disusun.

Menurutnya, anggaran pembangunan tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut karena kondisi sarana dan prasarana SMP di Lampung Utara dinilai sudah cukup baik, khususnya sekolah negeri.

“Memang anggaran tahun ini turun drastis dibanding tahun sebelumnya, karena untuk bidang SMP kondisinya sudah cukup baik, baik negeri maupun swasta, khususnya negeri,” katanya.

Advertisements

Selain pembangunan SMP, Dinas Pendidikan Lampung Utara juga menjalankan dua kegiatan pembangunan pada bidang TK yang saat ini hampir rampung.

Yudi menambahkan, pihaknya masih mempersiapkan dokumen perencanaan untuk proses lelang melalui bagian pengadaan barang dan jasa. Proses lelang diperkirakan berlangsung sekitar dua minggu sebelum dilanjutkan dengan pelaksanaan pekerjaan lapangan untuk finalisasi perencanaan selama 20 hari.

“Kami perkirakan akhir Mei ini seluruh proses perencanaan selesai, dan paling lambat awal Juni pengerjaan fisik sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yudi berharap sekolah penerima bantuan dapat ikut menjaga aset yang telah dibangun maupun direhabilitasi pemerintah.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements