Ulang Janji dan Renungan Suci Kwarran Balik Bukit berlangsung dalam suasana khidmat. Penerangan di lokasi diminimalkan sehingga cahaya obor dan lilin menjadi penerang utama selama prosesi berlangsung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan peserta dan pengambilan posisi oleh petugas pembawa Bendera Merah Putih serta pembina upacara. Selanjutnya, peserta memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Renungan Suci yang diiringi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Suasana semakin khidmat ketika dilakukan penyalaan 10 Obor Dasa Darma sebagai simbol penghayatan terhadap nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka.
Puncak kegiatan ditandai dengan pengucapan kembali Tri Satya secara serentak oleh seluruh peserta. Prosesi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk bangsa dan negara serta harapan agar cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
Kegiatan berakhir dengan laporan pemimpin upacara dan pembubaran barisan.
Ulang Janji dan Renungan Suci tersebut turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balik Bukit serta jajaran pembina Pramuka.
Junaidi berharap keterlibatan berbagai pihak semakin memperkuat sinergi dalam membina generasi muda. Menurutnya, Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus yang disiplin, mandiri, memiliki kepedulian sosial, dan siap mengambil peran dalam pembangunan.
“Pramuka harus bertransformasi menjadi organisasi yang modern dan profesional. Kita berkomitmen untuk terus mengabdi kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, generasi muda yang dibina melalui Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi penerus estafet kepemimpinan, tetapi juga mampu menjadi penggerak berbagai program pembangunan, termasuk ketahanan dan swasembada pangan.
“Generasi muda yang kita bina hari ini harus siap menjadi pemimpin sekaligus pejuang ketahanan pangan di masa depan,” pungkasnya.
Ulang Janji dan Renungan Suci pun menjadi momentum untuk kembali menghidupkan semangat pengabdian anggota Pramuka. Dari suasana hening di bawah cahaya obor, semangat tersebut diharapkan berlanjut menjadi aksi nyata di tengah masyarakat demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.