Citroën Méhari, Mobil Prancis Berbodi Plastik yang Jadi Ikon Otomotif Dunia

Citroën Méhari menjadi salah satu mobil paling unik dalam sejarah otomotif Prancis dengan bodi plastik ABS dan konsep serbaguna.
Krisna Jeri - Senin, 24 Agt 2026 - 07:02 WIB
Citroën Méhari merupakan mobil ikonik asal Prancis yang dikenal dengan bodi plastik ABS, bobot ringan, desain terbuka, serta kemampuan serbaguna.
Citroën Méhari merupakan mobil ikonik asal Prancis yang dikenal dengan bodi plastik ABS, bobot ringan, desain terbuka, serta kemampuan serbaguna. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Sepanjang masa produksinya, Citroën Méhari hadir dalam berbagai versi dan edisi khusus. 

Advertisements

Pada 1983, Citroën memperkenalkan Méhari Plage yang mengusung karakter lebih kuat sebagai kendaraan liburan.

Pada tahun yang sama, hadir pula Méhari Azur yang dipasarkan dalam jumlah terbatas.

Méhari Azur hanya diproduksi sebanyak 700 unit untuk pasar Prancis, Italia, dan Portugal. Jumlah produksinya yang terbatas membuat varian tersebut kini menarik perhatian kolektor.

Kesederhanaan desain juga membuat warna bodi, kelengkapan interior, komponen mekanis, dan kondisi rangka menjadi bagian penting dalam proses restorasi.

Advertisements

Seiring berjalannya waktu, Méhari mengalami perubahan status. Mobil yang awalnya dirancang sebagai kendaraan utilitas dan rekreasi tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu mobil klasik yang memiliki nilai historis.

Desainnya mudah dikenali berkat bodi plastik, atap terbuka, kaca depan yang dapat dilipat, serta bentuk kotaknya.

Karakter tersebut membuat Méhari terlihat berbeda dibandingkan mayoritas mobil pada zamannya, bahkan sulit ditemukan padanannya pada kendaraan modern.

Bagi kolektor, mempertahankan kondisi orisinal menjadi salah satu daya tarik utama.

Advertisements

Detail seperti warna bodi, interior, komponen mekanis, hingga kondisi rangka menjadi perhatian dalam proses restorasi.

Kisah Méhari tidak benar-benar berakhir setelah produksi model klasik dihentikan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements