Kehadiran sistem penggerak empat roda semakin memperkuat reputasi Méhari sebagai kendaraan serbaguna.
Méhari 4x4 bahkan pernah digunakan untuk mendukung layanan medis dalam ajang Paris-Dakar.
Pada 1980, sejumlah kendaraan tersebut menjalankan fungsi pendukung medis selama kompetisi berlangsung.
Keserbagunaan Méhari membuat kendaraan ini menarik bagi berbagai institusi.
Salah satu pengguna terbesarnya adalah Angkatan Darat Prancis. Citroën mencatat militer Prancis memesan total 11.457 unit Méhari selama periode 1972 hingga 1987.
Selain militer, Méhari juga digunakan oleh kepolisian, bea cukai, pengelola bandara, arena balap, pedagang, pengrajin, hingga berbagai kalangan profesional.
Alasannya cukup sederhana. Méhari memiliki bobot ringan, ruang angkut praktis, konstruksi sederhana, serta konfigurasi yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan.
Citroën Méhari memiliki perjalanan produksi yang panjang. Sebanyak 144.953 unit dibuat sepanjang 1968 hingga 1987, termasuk 1.213 unit versi 4x4.
Produksi utama berlangsung di pabrik Citroën di Forest, Belgia. Selain itu, Méhari juga diproduksi di sejumlah fasilitas lain di Prancis, Spanyol, dan Portugal.
Angka produksi tersebut menunjukkan bahwa Méhari bukan sekadar eksperimen desain.
Mobil dengan bentuk tidak biasa itu justru mampu bertahan hampir dua dekade dan mendapatkan penggemar di berbagai negara.