Advertisements
Titik panas tertinggi tercatat di Kalimantan Barat dengan 1.836 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 1.517 titik.
"Satlinmas harus mengambil peran lebih kuat dalam pencegahan, deteksi dini, pemantauan lingkungan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujar Tito.
Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi dari lapangan menjadi salah satu kunci untuk mencegah dampak kebakaran meluas.
"Semakin cepat informasi diterima dan ditindaklanjuti, semakin besar peluang untuk mencegah dampak yang lebih luas," pungkasnya.
Advertisements