LAMPUNG UTARA – Baru satu bulan menjabat, Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., menunjukkan komitmen tegasnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jajaran Polres Lampung Utara berhasil mengamankan 20 tersangka dan mengungkap 48 kasus kejahatan C3 (curas, curat, dan curanmor) serta penyalahgunaan senjata api selama sebulan terakhir.
Dalam pengungkapan tersebut, pihak kepolisian juga menyita sedikitnya 89 barang bukti dari para pelaku kejahatan.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian yang didukung penuh oleh peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keberhasilan ini berkat kerja sama teamwork personel jajaran Polres Lampung Utara dan Polda Lampung serta peran masyarakat yang peduli akan kamtibmas,” ujar AKBP Raswidiati Anggraini saat menggelar konferensi pers di Mapolres Lampung Utara, Jumat (28/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Ivan dan Kasi Humas Iptu Herawati.
AKBP Raswidiati memaparkan rincian dari 48 kasus kejahatan yang berhasil diungkap oleh jajarannya selama kurun waktu satu bulan, di antaranya:
-
4 Kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas)
-
40 Kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat)
-
4 Kasus Penyalahgunaan Senjata Api (Senpi)
Advertisements
Terkait kasus senjata api, ia menjelaskan bahwa tiga di antaranya merupakan penindakan terhadap kepemilikan senjata api rakitan ilegal. Sementara itu, satu kasus lainnya merupakan kesadaran warga yang menyerahkan senjata api secara sukarela.
"Dari empat perkara penyalahgunaan senpi tersebut, tiga kasus merupakan penyalahgunaan senjata api jenis rakitan, sementara satu kasus lainnya merupakan penyerahan senjata api oleh masyarakat dari wilayah Kecamatan Abung Timur," jelasnya.
Mantan Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan yang resmi dilantik pada Senin (3/7/2026) ini menegaskan bahwa partisipasi publik merupakan kunci utama dalam mencegah dan membongkar tindak pidana.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lampung Utara untuk terus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian.