Jelang Idul Adha 2026, Pemkab Lampung Utara Gelar Pasar Murah

Pasar murah yang digelar Pemkab Lampung Utara menjadi langkah stabilisasi harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Hasan Saputra - Kamis, 21 Mei 2026 - 20:55 WIB
Sekretaris Daerah Lampung Utara, Intji Indriati, meninjau pelaksanaan pasar murah di Pasar Sentral Kotabumi jelang Idul Adha 2026.
Sekretaris Daerah Lampung Utara, Intji Indriati, meninjau pelaksanaan pasar murah di Pasar Sentral Kotabumi jelang Idul Adha 2026. - Foto Dok. Kominfo Lampung Utara

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di Pasar Sentral Kotabumi sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Program pasar murah tersebut tidak hanya dilaksanakan saat hari besar keagamaan, tetapi juga direncanakan menjadi agenda rutin setiap bulan. Kebijakan itu diambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan pasar murah digelar lebih konsisten guna membantu menjaga daya beli.

Kepala Disperindag Lampung Utara, Hendri, mengatakan pasar murah merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Advertisements

“Ini merupakan terobosan untuk menekan inflasi yang semakin tinggi. Insyaallah pelaksanaan pasar murah ini akan kita adakan sebulan sekali sesuai harapan masyarakat,” ujar Hendri, Kamis (21/5/2026).

Masyarakat tampak antusias memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan itu, Disperindag menyediakan sejumlah komoditas bersubsidi, di antaranya telur ayam seharga Rp25 ribu per kilogram dengan stok 210 kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter sebanyak 600 liter, serta beras SPHP sebanyak 1 ton yang dijual Rp58 ribu per kemasan lima kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram dengan stok 72 kilogram. Tersedia pula gula produksi PTPN VII Bunga Mayang seharga Rp16 ribu per kilogram dan LPG tabung 3 kilogram sebanyak 300 tabung.

Advertisements

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Intji Indriati, mengatakan pasar murah menjadi langkah intervensi jangka pendek pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Idul Adha.

Menurut dia, sejumlah komoditas yang dijual di bawah harga pasar seperti cabai, telur, minyak goreng, dan gula diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kami berharap dengan digelarnya pasar murah ini dapat meringankan beban perekonomian masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha,” katanya.

Pemkab Lampung Utara juga berkomitmen melakukan pengendalian harga secara berkelanjutan dengan menjadikan pasar murah sebagai salah satu instrumen stabilisasi ekonomi daerah.(*)

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements