Menurutnya, sepak bola tidak semata-mata berkaitan dengan kompetisi dan pencapaian prestasi.
Olahraga juga dapat menjadi ruang untuk membangun energi positif, mempererat kebersamaan, serta menyatukan masyarakat.
Karena itu, ia meminta dukungan masyarakat dan suporter agar Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu merealisasikan target tiga besar pada musim ini.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi perjalanan Bhayangkara Presisi Lampung FC selama berada di Lampung.
Menurut Mirza, kehadiran klub tersebut telah memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung sekaligus menjadikan daerah ini sebagai rumah bagi The Guardian.
“Atas nama masyarakat Lampung, mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkara FC, selama satu tahun ini telah berjalan,” kata Mirza.
Ia berharap dukungan masyarakat Lampung dapat menjadi tambahan motivasi bagi tim untuk meningkatkan prestasi pada musim kompetisi baru.
“Semoga beserta dengan doa seluruh masyarakat Lampung, tahun ini kita kalau kemarin sudah pindah prestasi Bhayangkara dua dan insyaallah bersama masyarakat Lampung Bhayangkara, menjadi yang tiga besar,” ujarnya.
Launching skuad dan jersey baru tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Dengan target memperbaiki posisi dari musim sebelumnya, The Guardian kini membawa ambisi menembus tiga besar sekaligus memperkuat ikatan dengan masyarakat dan suporter sepak bola Lampung.