Kebakaran Gudang Pakan Ternak di Way Laga Bandar Lampung, 15 Kambing Mati dan Kerugian Rp 65 Juta

Berdasarkan keterangan pamong setempat, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta. Tidak ada korban jiwa manusia yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Arif Setiawan - Kamis, 03 Sep 2026 - 14:40 WIB
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan delapan unit kendaraan dan 35 personel untuk menangani kebakaran gudang pakan ternak di Way Laga, Bandar Lampung,
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan delapan unit kendaraan dan 35 personel untuk menangani kebakaran gudang pakan ternak di Way Laga, Bandar Lampung, - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

“Menurut Keterangan Bpk. Subandi sebagai Warga Setempat, Penyebab Terjadinya Kebakaran di Duga dari Korsleting Listrik pada colokan lampu dalam gudang, sehingga timbul percikan api dan mengenai bahan yang mudah terbakar, sehingga api membesar dan membakar gudang tersebut.” ungkap nya.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

Gudang tersebut diketahui milik Surip, 50 tahun, seorang wirausaha. Laporan kebakaran disampaikan oleh Pani kepada petugas.

Berdasarkan keterangan pamong setempat, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta. Tidak ada korban jiwa manusia yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Advertisements

Dalam penanganan kebakaran, sebanyak 35 personel dikerahkan dengan delapan unit kendaraan. Armada yang terlibat terdiri dari Supply Pos Siaga Kedamaian (BKO Sukabumi), Kancil 09 Pos Siaga Panjang, Macan Mako Tandean, Supply 022 Mako Tandean, Supply Pos Siaga TBU, Karba Pos Siaga TKT, Supply Pos Siaga Tanjung Senang, serta satu unit Avanza putih Mako Tendean.

Proses pemadaman menghabiskan tujuh tangki air. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan penanganan di lokasi dan memastikan situasi dalam kondisi terkendali.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements