Menurut dia, hasil pertandingan menjadi gambaran perkembangan atlet Hapkido Pesbar sekaligus bahan untuk menentukan aspek yang masih perlu diperkuat dalam latihan.
Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh agar para atlet tidak hanya mampu mempertahankan capaian, tetapi juga meningkatkan performa pada kejuaraan berikutnya.
“Selain itu, keberadaan tiga atlet asal Pesbar dalam Tim Provinsi Lampung juga menjadi catatan tersendiri. Ketiganya mampu menyumbangkan tiga medali perunggu dari tiga nomor pertandingan yang diikuti,” ujarnya.
Dengan demikian, atlet asal Pesisir Barat tidak hanya berkontribusi melalui kontingen daerah, tetapi juga ikut memperkuat capaian Tim Provinsi Lampung di tingkat nasional.
Kejurnas Hapkido Indonesia IX 2026 menjadi salah satu ajang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan setelah menjalani rangkaian latihan dan persiapan.
Dengan persaingan yang melibatkan sekitar 600 atlet dari 17 provinsi, setiap pertandingan memberikan pengalaman sekaligus gambaran mengenai kemampuan atlet di level nasional.
“Capaian 13 medali yang dibawa pulang kontingen Pesbar diharapkan menjadi pijakan bagi pembinaan Hapkido di daerah. Evaluasi hasil pertandingan akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas latihan, teknik, serta mental bertanding para atlet sehingga mampu kembali tampil kompetitif pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” tandasnya. (*)