PESISIR BARAT – Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak di Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (29/10/2026), menghadirkan persaingan ketat di lima pekon. Berdasarkan hasil penghitungan cepat (quick count) yang diterima pihak kecamatan, dua petahana, yakni H. Yoyon Yupriza, S.E., dari Pekon Walur dan Bazargan, S.Pd., dari Pekon Sukajadi, harus mengakui keunggulan penantangnya. Sementara itu, Darliswan berhasil mempertahankan keunggulannya di Pekon Padang Raya.
Camat Krui Selatan, Akhmad Firsada Indah, S.Sos., M.M., mengatakan proses pemungutan suara di lima pekon telah selesai. Hasil penghitungan cepat menunjukkan Epi Erdiansyah unggul di Pekon Walur, Satria di Pekon Sukajadi, Darliswan di Pekon Padang Raya, Gunarson Putra Dinata di Pekon Balai Kencana, dan Zuryana di Pekon Mendiri Sejati.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Pilratin di Kecamatan Krui Selatan di lima pekon telah selesai. Hasil penghitungan cepat sudah kami terima dan masing-masing pekon telah diketahui kandidat yang memperoleh suara terbanyak,” katanya.
Di Pekon Walur, Epi Erdiansyah meraih 405 suara, mengungguli petahana H. Yoyon Yupriza, S.E., yang memperoleh 317 suara. Dengan selisih 88 suara, Epi menempati posisi teratas berdasarkan hasil penghitungan cepat sekaligus mengungguli petahana dalam perebutan kursi peratin.
Persaingan juga berlangsung di Pekon Sukajadi. Petahana Bazargan, S.Pd., memperoleh 222 suara, sedangkan penantangnya, Satria, meraih 276 suara. Keunggulan 54 suara tersebut menempatkan Satria di posisi teratas dan membuat Bazargan gagal mempertahankan posisinya berdasarkan hasil sementara tersebut.
Berbeda dengan Walur dan Sukajadi, petahana Darliswan berhasil mempertahankan keunggulan di Pekon Padang Raya. Ia memperoleh 287 suara, sementara Edi Pirdianto meraih 260 suara. Darliswan unggul dengan selisih 27 suara.
Di Pekon Balai Kencana, Gunarson Putra Dinata mencatatkan perolehan 628 suara, mengungguli H. Indra yang meraih 395 suara. Selisih 233 suara membuat Gunarson unggul cukup jauh berdasarkan hasil penghitungan cepat.
Sementara itu, di Pekon Mendiri Sejati, Zuryana menempati posisi teratas dengan perolehan 120 suara. Ia mengungguli tiga kandidat lainnya, yakni Samsul Muin dengan 86 suara, Ferdian Ramin sebanyak 82 suara, dan Nosan Sardona yang memperoleh 43 suara.
Camat Krui Selatan berharap seluruh kandidat dan pendukung dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan setelah pemungutan suara selesai. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika demokrasi di tingkat pekon.
"Karena itu, siapa pun kandidat yang memperoleh suara terbanyak diharapkan mampu mengemban amanah masyarakat dengan baik, sedangkan seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersamaan demi mendukung pembangunan pekon," pungkasnya.
Hasil tersebut merupakan penghitungan cepat yang diterima pihak kecamatan. Penetapan hasil resmi tetap mengacu pada tahapan dan keputusan panitia pemilihan yang berwenang. (*)