Masyarakat diimbau memeriksa jaringan dan peralatan listrik secara berkala, tidak menggunakan instalasi yang telah mengalami kerusakan, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.
“Kita mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Potensi kebakaran bisa berasal dari berbagai hal, termasuk kelistrikan dan sumber api di lingkungan rumah. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain faktor kelistrikan, masyarakat juga diminta tidak meninggalkan aktivitas yang menggunakan api tanpa pengawasan.
Menurut Dedi, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan. Terlebih, kebakaran dapat berkembang dengan cepat dan menimbulkan kerugian yang besar.
Ia berharap bantuan yang disalurkan kepada tiga warga tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bentuk dukungan moral dari pemerintah daerah.
Dedi juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan di lingkungan masing-masing.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi musibah. Namun, pencegahan juga sangat penting. Kita berharap masyarakat semakin waspada sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (*)