PESISIR BARAT – Sebuah rumah milik warga di Pekon Pajar Bulan, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, hangus terbakar pada Jumat (3/7/2026) sore. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan satu orang mengalami luka ringan, sementara nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Pesisir Barat, Syahrullah, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.30 WIB. Rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Darussalam.
Usai menerima laporan, personel Damkar langsung menuju lokasi dengan waktu respons sekitar empat menit.
“Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya,” kata Syahrullah.
Dalam penanganan awal, Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat juga menyiapkan bantuan tambahan berupa satu unit armada dari Pos Damkar Pesisir Utara, satu unit armada dari Pos Damkar Ngambur, serta dua unit armada milik Batalyon Yonif TP 944.
“Namun, setelah dilakukan penilaian terhadap kondisi di lapangan, situasi dinyatakan terkendali sehingga armada bantuan tersebut diarahkan kembali ke pos masing-masing tanpa harus terlibat langsung dalam proses pemadaman,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, rumah milik Darussalam ludes terbakar. Sementara itu, satu warga mengalami luka ringan setelah berada di jalur kerja petugas saat proses pemadaman berlangsung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian materi akibat musibah tersebut.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan besarnya kerugian materi yang ditimbulkan,” terangnya.
Setelah api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke Pos Pemadam Kebakaran Pesisir Tengah untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kejadian kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.