Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Naik ke Level III Siaga

BPBD Lampung mengimbau warga waspada dan melarang aktivitas dalam radius 5 kilometer
Dedi Andrian - Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:32 WIB
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi
Kepala BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi - Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Pembatasan tersebut diberlakukan untuk mengurangi risiko terhadap keselamatan akibat potensi bahaya vulkanik, seperti lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder yang dapat terjadi ketika material lava bersuhu tinggi bersentuhan dengan air laut maupun air hujan.

Warga Diminta Siapkan Masker dan Waspadai Hoaks

Aswarodi juga mengingatkan masyarakat agar menyiapkan masker apabila terjadi erupsi berkepanjangan, terutama jika aktivitas erupsi masih berlangsung dan menimbulkan paparan abu vulkanik.

Penggunaan masker perlu disesuaikan dengan kondisi paparan untuk membantu mengurangi risiko gangguan akibat abu vulkanik.

Advertisements

Selain meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman erupsi, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

BPBD Lampung mengarahkan masyarakat untuk merujuk informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta mengikuti pembaruan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Lampung.

Masyarakat juga diimbau mematuhi arahan petugas dan tidak mendekati kawasan berbahaya selama status gunung api masih berada pada Level III (Siaga).

Langkah tersebut penting untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements