Polres Lampung Utara Siram Jalan Protokol, Tekan Risiko Kecelakaan akibat Debu Vulkanik

Polres Lampung Utara bersama Damkar menyiram jalan protokol Kotabumi untuk mengurangi debu vulkanik dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Hasan Saputra - Minggu, 06 Sep 2026 - 22:57 WIB
Polres Lampung Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran melakukan penyiraman sejumlah jalan protokol di Kotabumi untuk mengurangi debu vulkanik dan mengantisipasi risiko kecelakaan.
Polres Lampung Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran melakukan penyiraman sejumlah jalan protokol di Kotabumi untuk mengurangi debu vulkanik dan mengantisipasi risiko kecelakaan. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG UTARA – Polres Lampung Utara bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan penyiraman di sejumlah ruas jalan protokol dan area Markas Komando (Mako) Polres Lampung Utara, Minggu (6/9/2026) sore.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap taburan debu vulkanik yang berdampak di wilayah Lampung Utara. Selain membantu membersihkan debu, penyiraman bertujuan mengurangi risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat permukaan jalan licin, jarak pandang terganggu, maupun debu yang beterbangan.

Kegiatan penyiraman dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas menggunakan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta Polres Lampung Utara yang didukung kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Utara.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran penyiraman antara lain Jalan Alamsyah RPN Kotabumi, Jalan Jenderal Sudirman Kotabumi, serta area Mako Polres Lampung Utara.

Advertisements

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, mengatakan penyiraman tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

“Penyiraman ini kami lakukan untuk mengurangi debu vulkanik yang berada di sepanjang jalan, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan. Debu yang cukup tebal juga dapat mengganggu jarak pandang pengendara dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar IPTU Herawati.

Menurutnya, kondisi jalan yang terdampak debu vulkanik perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan.

Selain melakukan penyiraman, Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama informasi mengenai dampak abu vulkanik yang beredar di media sosial.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun selalu waspada. Gunakan masker dan pelindung diri apabila beraktivitas di luar ruangan serta ikuti perkembangan informasi dari sumber resmi,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya dampak debu vulkanik, Polres Lampung Utara juga terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Koordinasi dilakukan bersama BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Utara.

Kesiapan personel dan sarana pendukung juga terus dilakukan. Kendaraan AWC disiagakan untuk digunakan kembali apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Personel dan kendaraan AWC akan disiagakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements