"Yang menjadi perhatian sekarang adalah bagaimana pekerjaan yang belum terlaksana bisa segera diselesaikan. Waktu pelaksanaan semakin terbatas, sehingga perlu ada perhatian serius dari Dinas PU," katanya.
Komisi III juga menekankan tiga prioritas utama bagi Dinas PU, yakni perbaikan jalan lingkungan, penyusunan master plan drainase perkotaan, serta perbaikan sistem drainase di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung.
Penyusunan master plan drainase dinilai penting untuk menjadi landasan perencanaan yang lebih terarah, sehingga penanganan persoalan genangan dan aliran air dapat dilakukan secara terintegrasi.
Sementara itu, perbaikan drainase di TPA Bakung menjadi perhatian karena adanya laporan mengenai aliran air lindi dari lokasi tersebut yang mengarah ke sungai dan permukiman warga.
"Penanganan drainase TPA Bakung harus menjadi perhatian karena berkaitan dengan lingkungan dan masyarakat yang terdampak. Persoalan ini perlu ditangani agar aliran air lindi tidak menimbulkan dampak yang lebih luas," ujarnya.
Dalam pembahasan itu, turut disinggung dukungan hibah sekitar Rp5 miliar untuk penanganan drainase sungai.
Namun, rincian program dan peruntukan anggarannya masih perlu mengikuti tahapan pembahasan yang berlaku.
Agus menjelaskan, pembahasan program pembangunan dalam APBD 2027 masih berlangsung.
Penetapan titik lokasi dan rincian anggaran belum sepenuhnya final karena masih melalui tahapan perencanaan dan pembahasan hingga Oktober dan November.
Usulan pembangunan tersebut berasal dari berbagai jalur, antara lain Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai tingkat kelurahan hingga kota, pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD, serta kebijakan Wali Kota Bandar Lampung dalam menentukan prioritas pembangunan.
Menurutnya, seluruh usulan harus dikaji berdasarkan kebutuhan masyarakat dan skala prioritas agar program yang ditetapkan benar-benar menjawab persoalan di lapangan.
"Semua usulan masih melalui tahapan pembahasan. Nantinya, program yang ditetapkan harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan skala prioritas pembangunan," pungkasnya.