DPRD Minta Titik Prioritas Perbaikan Drainase Bandar Lampung 2027 Diperjelas

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kota Bandar Lampung, Irwan Maidi Saputra, menyebut penanganan drainase direncanakan mencakup seluruh kelurahan.
Arif Setiawan - Rabu, 14 Okt 2026 - 14:58 WIB
Dinas PU Kota Bandar Lampung belum merinci lokasi prioritas perbaikan drainase pada 2027. DPRD meminta pemerintah kota mematangkan perencanaan dan memprioritaskan wilayah dengan persoalan banjir terparah.
Dinas PU Kota Bandar Lampung belum merinci lokasi prioritas perbaikan drainase pada 2027. DPRD meminta pemerintah kota mematangkan perencanaan dan memprioritaskan wilayah dengan persoalan banjir terparah. - Poto Arif Setiawan

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung belum merinci lokasi prioritas perbaikan drainase yang direncanakan pada 2027. 

DPRD meminta pemerintah kota memperjelas sasaran pekerjaan agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat sasaran.

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, mengatakan program perbaikan drainase tersebut masih dalam tahap perencanaan.

“Iya, 2027. Masih rencana,” ujar Dedi saat dimintai keterangan, Rabu 14 Oktober 2026.

Advertisements

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kota Bandar Lampung, Irwan Maidi Saputra, menyebut penanganan drainase direncanakan mencakup seluruh kelurahan.

Di sisi lain, anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Widodo, meminta pemerintah kota memastikan perencanaan perbaikan drainase dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi banjir, terutama saat musim hujan.

Menurut Agus, menjelang akhir tahun, pemerintah perlu memastikan kesiapan rencana aksi daerah (RAD), jadwal pelaksanaan program, serta hasil pembahasan bersama konsultan terkait penanganan drainase.

“Jangan sampai hujan menyebabkan banjir. Kita perlu mengetahui seperti apa kesiapan masterplan banjir dan rencana aksi daerah terkait drainase, termasuk timeline pelaksanaannya,” kata Agus.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Agus juga menyoroti rencana anggaran penanganan drainase pada 2027 yang disebut mencapai Rp37,6 miliar. Anggaran tersebut terdiri atas sekitar Rp29 miliar untuk sistem drainase dan Rp8 miliar untuk rehabilitasi.

Ia meminta pemerintah kota menjelaskan lokasi yang menjadi sasaran pekerjaan serta memastikan rencana aksi daerah disusun secara jelas sebelum program dilaksanakan.

Menurutnya, kejelasan perencanaan diperlukan agar penggunaan anggaran lebih efektif dan penanganan banjir dapat menyasar wilayah yang paling membutuhkan.

Agus menegaskan, penanganan drainase tidak dapat dilakukan secara parsial tanpa mempertimbangkan keterkaitan aliran air antarkawasan. Perbaikan di satu titik harus memperhatikan kondisi saluran drainase di wilayah sekitarnya agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements