Semangat Gotong Royong Warga Cipta Mulya Percepat Pembangunan TPA Nurul Iman

Semangat gotong royong warga Pekon Cipta Mulya menjadi modal sosial dalam pembangunan TPA Nurul Iman untuk pendidikan agama.
Rinto Arius - Minggu, 26 Jul 2026 - 14:20 WIB
Gotong royong warga Pekon Ciptamulia Kecamatan Kebuntebu bangun masjid.
Gotong royong warga Pekon Ciptamulia Kecamatan Kebuntebu bangun masjid. - Foto : PKN Ciptamulia

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Semangat gotong royong masih terpelihara di tengah masyarakat Pekon Cipta Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat. Hal itu terlihat dari antusiasme warga yang secara swadaya bergotong royong membangun Tempat Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Nurul Iman (Annajah) sebagai fasilitas pendidikan keagamaan bagi masyarakat.

Dengan penuh kebersamaan, warga bahu-membahu melakukan pengecoran bangunan TPA. Mulai dari menyiapkan material bangunan, mengaduk semen, hingga meratakan cor dilakukan bersama-sama tanpa mengharapkan imbalan. Kekompakan tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat.

Penjabat (Pj) Peratin Pekon Cipta Mulya, Dedi Gunawan, SH, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan TPA Nurul Iman. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga merupakan modal sosial yang sangat berharga dan perlu terus dijaga.

"Alhamdulillah, masyarakat Pekon Cipta Mulya memiliki semangat gotong royong yang sangat tinggi. Pembangunan TPA Nurul Iman ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum dan pendidikan keagamaan masih sangat kuat. Ketika masyarakat turun tangan secara swadaya, pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga," ujar Dedi Gunawan.

Advertisements

Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun. Dengan begitu, bangunan tersebut diharapkan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan bersama dalam jangka panjang.

"Gotong royong bukan hanya soal menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga membangun rasa memiliki (sense of belonging), memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda agar budaya kebersamaan tetap lestari," tambahnya.

Dedi berharap pembangunan TPA Nurul Iman dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan Al-Qur'an bagi anak-anak di Pekon Cipta Mulya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan pembangunan demi kemajuan pekon.

Budaya gotong royong yang terus dipelihara masyarakat Cipta Mulya menjadi contoh bahwa pembangunan tidak selalu bergantung pada pemerintah. Dengan kekompakan, kepedulian, dan semangat swadaya, masyarakat mampu mewujudkan fasilitas umum yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus mempererat persatuan di lingkungan pekon.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements