Advertisements
“Perbaikan drainase itu harus holistik, jangan tambal sulam. Jangan sampai satu titik diperbaiki, tetapi titik lainnya justru mengalami banjir,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbatasan anggaran mengharuskan pemerintah menentukan prioritas berdasarkan tingkat keparahan persoalan banjir di setiap wilayah. Dengan demikian, alokasi anggaran dapat difokuskan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan mendesak.
“Karena anggaran kita terbatas, pada 2027 harus dipastikan titik-titik yang kondisinya parah menjadi prioritas,” katanya.
Advertisements