LAMPUNG BARAT - Kebakaran lahan di wilayah Pemangku Way Salang, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (21/10/2026) malam, berhasil dikendalikan warga menggunakan peralatan seadanya. Meski api sempat membesar dan membakar semak belukar, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke perkebunan kopi milik masyarakat.
Api mulai terlihat sekitar pukul 19.00 WIB. Kobaran yang muncul di kawasan semak belukar tersebut dengan cepat meluas, sehingga memicu kekhawatiran warga lantaran lokasinya berdekatan dengan perkebunan kopi yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.
Berdasarkan video yang diterima, api terlihat menyala di antara semak belukar dan terus membesar. Menyadari potensi kebakaran meluas, sejumlah warga segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman secara mandiri.
Dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia, termasuk tangki semprot, warga bahu-membahu menjinakkan api. Keterbatasan sarana pemadaman tidak menyurutkan upaya mereka untuk mencegah kobaran api menjalar ke lahan perkebunan di sekitarnya.
Peratin Sukabumi Alamsyah, mengatakan setelah sempat membesar, pada pukul 20.30 Wib api akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama masyarakat.
"Alhamdulillah berhasil padam. Warga saling membantu memadamkan api agar tidak merembet ke kebun warga. Kami menggunakan alat seadanya, tetapi alhamdulillah api bisa dikendalikan," kata dia.
Meski kebakaran berhasil diatasi, penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti.
"Penyebabnya belum tahu, kemungkinan sisa bakaran atau ada yang sembarangan membuang puntung rokok," sambungnya.
Atas peristiwa itu pihaknya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi vegetasi kering dan api mudah menjalar.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara membakar tanpa pengawasan. Puntung rokok juga tidak boleh dibuang sembarangan di kawasan semak belukar atau lahan yang mudah terbakar.
"Apabila menemukan titik api atau melihat kebakaran di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan segera melapor kepada aparat pekon maupun petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai luas lahan yang terbakar maupun penyebab pasti kebakaran tersebut. (*)